Bukan Drakor Biasa! Sifat-sifat Tokoh Hospital Playlist yang Bisa Diterapkan di Dunia Usaha

Self Development 20 September 2021

Hospital Playlist adalah drama Korea besutan sutradara Shin Won-ho yang baru saja tamat Kamis (16/9) lalu. Euforianya yang cukup tinggi di kalangan penonton internasional bukannya tanpa alasan, lho, Conectizen. Drama bertema slice of life ini tidak hanya menghadirkan cerita-cerita unik tiap pasien di rumah sakit, namun juga kehidupan pribadi dan persahabatan erat diantara para tenaga medisnya. Cerita tentang keseharian The Lacking Five, lima tokoh utama drama ini ringan diikuti dan selalu punya pesan moral di tiap episodenya. Meski berlatar belakang dunia kesehatan, sebenarnya ada banyak pelajaran dari tiap tokoh utama Hospital Playlist yang bisa kita terapkan di dunia usaha, lho. Berikut Conecworld merangkum sifat-sifat The Lacking Five yang bisa kamu tiru.

Ahn Jeongwon Si Dokter Anak yang Dermawan dan Tetap Mau Belajar

Putra mendiang Direktur Ahn, pendiri Yulje Medical Center ini adalah dokter anak yang selalu passionate sama semua pasiennya. Di episode awal, kita dapat melihat bahwa Jeongwon selalu menghabiskan gajinya untuk membantu orang-orang yang kesulitan finansial ketika berobat dengan membangun yayasan anonim. Sungguh kebijaksanaan yang luar biasa, ya, Conectizen? Pada episode terakhir Hospital Playlist Season 2 pun, Jeongwon mengalami dilema karena dihadapkan dengan situasi harus melakukan transplantasi usus kecil yang notabene sangat sulit dan memiliki presentasi berhasil yang kecil. Namun, bukannya menyerah, Jeongwon yang telah berusia 43 tahun memilih untuk belajar ke Amerika demi bisa menyelamatkan lebih banyak anak-anak yang punya masalah pencernaan serius. Sifat dermawan dan selalu mau belajar ini bisa banget kamu terapkan ketika sedang merintis maupun menjalankan usaha, lho, karena akan ada banyak rintangan yang kamu hadapi ke depan, dan dengan pantang menyerah dan kemauan untuk terus belajar, kamu bisa mengembangkan usahamu ke arah yang lebih baik.

  • Chae Songhwa, si Andal Melihat Situasi ,

Sifat Songhwa yang sangat nampak selama drama berlangsung adalah kebaikan hatinya. Ketika ada senior lain yang memperlakukan junior dengan kata-kata kasar, ia memilih untuk memaklumi kesalahan yang dilakukan dokter junior di bawah pengawasannya di spesialis saraf. Selain itu, ia juga selalu berterima kasih kepada semua staf rumah sakit yang membantunya dalam menjalankan operasi, sampai para perawatnya terharu, lho, Conectizen.

Pada satu episode, kita dihadapkan dengan dokter senior nyebelin yang terkenal suka bikin vlog dan cuma memikirkan popularitasnya sendiri di TV. Saat dokter tersebut ditugaskan untuk memimpin sebuah operasi saraf yang sangat berisiko, Songhwa tidak melabrak dokter tersebut, namun meminta izin untuk menjadi asisten operasi untuk mencegah hal buruk terjadi kepada pasien. Hal ini membuat dokter tersebut merasa dihormati dan ia pun menyetujui permintaan Songhwa. Di sini kita bisa melihat fleksibilitas Songhwa sebagai pribadi yang andal melihat situasi; di sisi lain ia adalah mentor yang baik bagi juniornya, namun juga ia bisa menempatkan diri ketika menghadapi senior yang menyebalkan.

Di dunia kerja maupun ketika kamu mendirikan dan menjalankan usaha, sifat Songhwa ini sangat krusial lho, karena kamu perlu strategi untuk bisa menilai dan menempatkan diri dalam situasi-situasi sulit.

Di dunia usaha sendiri, analisis situasi yang paling terkenal adalah SWOT, yaitu strength, weakness, opportunity dan threat. Sederhananya, analisis situasi ini mengharuskan kamu untuk mengetahui dan membuat daftar atas kelebihan dan kekurangan yang usahamu miliki, baik dari faktor internal atau eksternal. Kalau Conectizen hendak mencoba analisis SWOT ini, bisa dicoba dulu dengan melakukannya terhadap diri sendiri. Yuk pikir, apa ya kekurangan dan kelebihan diri, serta ancaman dan kesempatan macam apa yang ada di luar sana untukmu? Selamat membuat daftar, ya!

  • Lee Ikjun, sang People Person yang Gampang Berteman dengan Orang Lain

Salah satu bintang di geng The Lacking Five, Lee Ikjun, adalah dokter yang sangat ramah dan gampang berteman dengan orang lain. Dikisahkan dalam sebuah episode, ia bisa menyapa nyaris semua orang yang ia lewati ketika berjalan menuju kafetaria rumah sakit; dari mulai mantan pasiennya yang masih bekerja padahal seharusnya istirahat, ibu-ibu yang mengundang Ikjun ke pesta pernikahan anaknya, hingga penjaga toko di depan rumah sakit. Sifat supel ini sangat penting untuk dimiliki oleh entrepreneur, lho, Conectizen, karena dengan sifat supel inilah kita bisa memiliki koneksi dari berbagai kalangan. Enggak ada yang tahu kan, siapa di antara para kenalanmu yang akan membutuhkan jasa atau barang yang kamu tawarkan lewat usahamu?

  • Kim Junwan yang Selalu Straightforward

Sekilas nampak tegas, dokter bedah torakoplastik satu ini punya satu sikap yang perlu dimiliki di dunia nyata, yaitu tidak bertele-tele. Junwan yang selalu straight forward sering disalahartikan sebagai jahat, padahal ada banyak hal-hal baik yang bisa kita dapatkan ketika kita bersikap tidak bertele-tele, yaitu kemungkinan mendapatkan apa yang kita mau jauh lebih tinggi ketimbang mereka yang ‘muter-muter melulu’. Di antara para sahabatnya yang lain, Junwan termasuk mudah dilihat emosi hatinya karena terlihat di balik air mukanya. Hal ini membuat orang-orang menjadi paham apa yang kita mau tanpa menebak-nebak apa yang sebenarnya kita sembunyikan. Untuk mencapai hasil yang diidam-idamkan, kita perlu bersikap tegas dan straightforward demi hasil yang memuaskan.

  • Yang Seokhyeong, Dokter Kandungan yang Persuasif dan Teliti

Dikenal sebagai dokter yang super lembut, Yang Seokhyeong terbukti berhasil menjadi dokter yang persuasif kepada para pasiennya. Seringkali kita melihat para pasien Seokhyeong yang menolak opsi pengobatan yang harus mereka jalani demi sembuhnya sebuah penyakit, tapi Seokhyeong selalu sabar dan menjelaskan mengapa si pasien harus melalui tindakan-tindakan medis tertentu. Sifat ini penting dimiliki oleh para pengusaha, karena dengan sikap persuasiflah kita bisa meyakinkan calon pelanggan untuk memilih produk kita alih-alih kompetitor.

Itulah sifat-sifat tokoh utama drama Hospital Playlist yang bisa kamu tiru dalam menjalankan usahamu. Ingatlah bahwa pengusaha bisa belajar dari mana saja, termasuk dari mengamati sekitar dan menikmati hiburan seperti drama Korea. Kalau menurutmu, sifat The Lacking Five yang mana lagi yang bisa diteladani ke dunia nyata? Share, yuk!

Bagikan artikel ini