• Blog
  • Business
  • Customer Kamu Tukang PHP? Cari Tahu Dulu Tentang Customer Journey, yuk!

Customer Kamu Tukang PHP? Cari Tahu Dulu Tentang Customer Journey, yuk!

Business 08 September 2021

Sebagai seorang bisnis owner, tentunya kalian sudah sering menghadapi berbagai karakteristik customer. Ada yang membuat senang bahkan ada pula yang terkadang membuat jengkel. Namun sebelum marah-marah terhadap customer yang menyebalkan, ada baiknya kalian mengenal terlebih dahulu Customer Journey. Apa sih itu?

Customer Journey adalah perjalanan konsumen saat berinteraksi dengan brand kalian. Mulai dari saat konsumen pertama kali mengenal brand kalian, melihat-lihat produk yang dijual, melakukan pembelian, hingga apa yang ia lakukan setelah transaksi selesai. Jadi, bisa dikatakan bahwa memahami customer journey itu berarti juga memahami pola pikir konsumen Anda. Terdapat 3 tahap dalam Customer Journey, yaitu:

  • Top of The Funnel

Yang pertama adalah Top of The Funnel atau yang biasa disingkat TOFU. Dalam klasifikasi ini calon customer bisa dibilang belum terlalu mengenal produk yang kalian tawarkan dan belum siap untuk membeli apapun dari kalian. Langkah yang harus kalian lakukan adalah “caper”, dalam artian mencari perhatian kepada calon customer. Hal ini bisa dilakukan dengan membuat konten mengenai success story produk kalian ataupun hal menarik lainnya agar calon customer penasaran terhadap apa sebenarnya yang kalian tawarkan. Yang perlu digaris bawahi adalah jangan terburu-buru untuk memasarkan atau meminta calon customer untuk segera membeli produk, namun cukup dengan memperkenalkan produk secara perlahan.

  • Middle of The Funnel

Yang kedua adalah Middle of The Funnel atau yang biasa disingkat MOFU. Dalam klasifikasi ini kalian sudah bisa melihat calon customer mana yang benar-benar tertarik dengan produkmu, karena mereka yang tertarik akan sering berinteraksi dengan konten-kontenmu. Apabila sudah masuk ke tahap ini, langkah yang harus kalian lakukan adalah “menjemput bola”, dalam artian kenalkan produkmu secara terus menerus kepada calon customer. Biarkan mereka tahu mengenai brand kalian dan juga apa yang kalian tawarkan. Tonjolkan kelebihan dari produk kalian dan informasi penting lainnya agar customer semakin tertarik sehingga nantinya akan timbul keinginan untuk membeli.

  • Bottom of The Funnel

Nah yang terakhir adalah Bottom of The Funnel atau BOFU. Dalam klasifikasi ini, calon customermu sudah sampai pada tahap tertarik pada produk yang kamu tawarkan. Namun jangan senang dulu, karena rasa tertarik itu juga berlaku terhadap produk competitor kalian. Yang perlu kalian lakukan dalam tahap ini adalah membangun kepercayaan calon customer agar mereka lebih memilih untuk membeli dan menggunakan produk kalian dibandingkan produk kompetitor. Contoh membangun kepercayaan bisa dilakukan dengan adanya testimony. Selain itu juga buatlah produk kalian menjadi lebih menarik dengan adanya pemberian promo, diskon ataupun free gift kepada calon customer kalian tiap pembelian dengan jumlah tertentu.

Dengan mengetahui Customer Journey, marketing plan kalian bisa menjadi lebih matang dan terarah. Karena untuk menciptakan produk yang sesuai dengan kebutuhan pengguna, kamu memang perlu mendengar dan memahami bagaimana pengalaman pengguna terhadap produk kamu. Di sinilah Customer Journey memiliki peran yang penting dalam mengoptimalkan produk yang kamu ciptakan.

Bagikan artikel ini