• Berkamu
  • Blog
  • bisnis
  • Merasa Bisnismu Sehat? Cek Kebenarannya di Sini, Yuk!

Merasa Bisnismu Sehat? Cek Kebenarannya di Sini, Yuk!

bisnis 20 Mar 21
568x386_11-01.png

Saat mendengar kata “bisnis”, mungkin beberapa orang akan menghubungkan kata tersebut dengan kata “melelahkan”. Apabila tidak berhati-hati, bisa jadi hal itu menjadi atau memang benar dan dapat berakibat fatal bagi kesehatan fisik dan mental para pelaku start-up. Tidak memandang posisi, baik founder maupun staf, tiap individu membutuhkan strategi untuk bertahan dalam menjalankan bisnis start-up.

Para entrepreneur harus belajar menyeimbangkan antara tekanan pekerjaan dengan kehidupan pribadi. Mereka yang tidak berhati-hati mungkin akan mendapati diri mereka terjebak dalam kondisi kelelahan sehingga mengalami burn out. Bagaimana sih strategi menghindari hal tersebut? Simak yuk, 5 tips gaya hidup sehat bagi pelaku start-up!

Enjoy your life!

Jangan biarkan pekerjaan membuatmu mengorbankan kehidupan pribadi. Hal yang juga tak kalah penting dibandingkan dengan karir adalah waktu bersama keluarga dan teman, serta menikmati kehidupan dengan melakukan hal-hal yang kawan Conectizen sukai. Jangan anggap hal-hal ini membuang waktu karena justru kegiatan-kegiatan ini dapat membantu kita mengisi ulang energi kita sebelum kembali menjalani pekerjaan agar lebih produktif.

Jangan paksakan kekuranganmu

Bekerja di start-up tidak melulu berarti harus lembur hingga mengalami kelelahan atau burn out. Seorang harus multitasker dapat memperhitungkan jumlah tugas yang layak dilaksanakan di waktu kerja. Penting untuk memahami kebutuhan pokok kita sehari-hari, seperti makan dan istirahat. Kenali batasan diri, kapan diri kita harus beristirahat sejenak agar tidak kelelahan dan malah mengurangi kualitas pekerjaan.

Jangan tinggal diam

Self rewards bukan berarti bermalas-malasan, lho! Istirahat juga bukan berarti berhenti, jadi tetaplah melakukan aktivitas-aktivitas yang bermanfaat seperti mengombinasikan antara hobi dengan pekerjaan tertentu yang dapat meningkatkan stimulasi otak. Contohnya, kawan Conectizen bisa mencoba untuk bekerja sambil mendengarkan musik yang disukai atau hal lainnya.

Menjadi obsesif bukan hal yang baik

Tidak bisa melepas pekerjaan hingga pekerjaan tersebut menyita waktu istirahat merupakan salah satu indikasi bahwa start-up yang dijalani tidak sehat. Kawan Conectizen harus bisa memilah mana kebutuhan mendesak dan mana kebutuhan yang bisa dikesampingkan terlebih dahulu saat sudah memasuki waktu pribadi. Terutama pada akhir minggu, sangat penting untuk mengambil istirahat dan menggunakan waktu bagi diri sendiri atau bersama keluarga maupun teman.

Evaluasi diri sendiri

Melakukan introspeksi dan evaluasi diri merupakan langkah yang penting dilakukan untuk mengetahui seberapa jauh kita telah melangkah, apa saja pencapaian kita, serta apa saja hal-hal yang masih perlu diperbaiki atau ditingkatkan kembali. Jangan lupa untuk mengingat apa sih, sebetulnya tujuan dari bisnis yang dijalani agar tidak melenceng dari visi dan misi awal. Terus-menerus mengevaluasi tujuan akan membantu kita dalam melihat pekerjaan dari sudut pandang yang berbeda. Cobalah untuk menuliskan apa saja hal yang masih kurang dan rencana apa yang akan diperbuat selanjutnya.

Bagaimana kawan Conectizen, apakah kamu sudah menjalani 5 tips di atas? Apabila kamu memiliki pertanyaan atau ingin mengonsultasikan bisnismu dengan Conecworld bisa banget, lho! Semoga bermanfaat, ya!

Bagikan artikel ini

Artikel Terbaru Kami