Perhatikan Hal-Hal ini dalam Mengelola Media Sosial Bisnismu

Business 11 October 2021

Kehadiran media sosial membawa banyak hal positif dalam kehidupan masyarakat, terutama dalam pertukaran informasi yang relatif cepat. Statistik dari statista.com pun memperlihatkan bahwa Indonesia adalah salah satu negara teraktif di media sosial, dengan jumlah pengguna terbanyak di lima besar. Nah, karena hal inilah, kehadiran di sosial media sangat penting bagi bisnis, baik bagi yang telah dalam tahap established maupun growth. Kita bisa memperkenalkan brand, memperluas jaringan pemasaran, serta melakukan edukasi dengan harapan orang-orang akan tertarik dengan produk yang kita tawarkan.

Meskipun demikian, meluncurkan akun media sosial untuk bisnis tidak bisa dilakukan sesuka hati. Perlu ada langkah-langkah strategis agar bisnis dan produk yang ditawarkan dapat dilirik oleh orang lain. Berikut Conecworld telah merangkum apa saja yang perlu kamu perhatikan dalam mengelola media sosial bisnismu.

  • Identifikasi kepribadian audiens

Sebelum terjun ke media sosial, tentu bisnismu telah terlebih dahulu memiliki brand identity atau identitas merek serta target pasar. Hal selanjutnya yang harus kamu lakukan adalah memetakan kepribadian audiens sesuai dengan platform media sosial yang dituju. Misal, apabila kamu menyasar kaum dewasa muda dengan aktivitas luar ruangan dan energik, kamu bisa melakukan survei sekiranya hendak menguatkan kehadiran di media sosial dengan karakteristik seperti apa.

Idealnya, memang brand tidak harus selalu punya akun resmi di setiap media sosial yang sedang trend, namun yang perlu kamu perhatikan adalah audiens x lebih sering di platform y, misalnya, maka perkuatlah kehadiran bisnis dengan memiliki akun resmi di platform y tersebut.

  • Susunlah perencanaan konten yang sesuai

Masih berkesinambungan dengan poin sebelumnya, setelah mengetahui kepribadian audiens, perlu bagi akun bisnismu untuk memiliki perencanaan konten yang memadai. Tidak baik bagi sebuah bisnis untuk tidak memiliki perencanaan konten ini dan hanya muncul sekenanya saja dengan timing yang bisa dibilang random, apalagi jika sampai sekadar ikut-ikutan dengan memunculkan konten apa yang sedang trend di masyarakat dan tidak sesuai dengan brand identity.

Setidaknya, ada lima hal yang harus kamu perhatikan untuk menyusun content plan, yaitu:

  1. Menentukan tujuan apa yang hendak dicapai dengan konten tersebut, apakah untuk awareness atau hingga orang lain melakukan action untuk memakai atau membeli barang dan jasa yang bisnismu tawarkan
  2. Buat kategori konten yang jelas agar audiens lebih mudah memahami konten yang kamu tampilkan di media sosial dan juga agar konten tidak melenceng dari brand identity bisnismu
  3. Pastikan kalender editorial tersusun dengan jelas dan rapi, mulai dari kategori konten, konten apa yang hendak diunggah, prioritas konten, hingga detail seperti tanggal unggah dan jam unggah konten.
  4. Tentukan platform pendistribusian konten--sesuai dengan poin dari paragraf sebelumnya, perlu adanya pengetahuan tentang kepribadian dari user masing-masing platform konten agar konten dapat tersampaikan kepada orang yang tepat. Misalnya, Instagram cocok untuk konten bersifat visual dan Twitter serta blog lebih cocok untuk konten yang sifatnya text-based.
  5. Lakukan riset tentang topik. Hal ini sangat krusial agar bisnismu tidak melakukan blunder yang bisa jadi akan berakhir dengan stigma buruk di internet. Tulis apa yang sekiranya perlu kamu riset mengenai sebuah topik dan hindari menulis sesuatu yang tidak kamu ketahui ke dalam kontenmu.
  • Quality over quantity

Apabila kamu termasuk orang yang berpikir bahwa jumlah konten di media sosial harus banyak untuk meraih atensi calon pelanggan, maka bisa dikatakan kamu keliru. Sistem media sosial saat ini telah cukup canggih untuk memetakan keinginan audiens tentang konten yang hendak mereka konsumsi, seperti laman FYP TikTok yang hanya menampilkan apa yang user-nya minati serta explore di Instagram yang memiliki konsep yang sama.

Maka dari itu, kamu tidak perlu balap-balapan jumlah unggahan di media sosial tapi dengan kualitas konten seadanya. Kamu perlu fokus pada kualitas konten yang diproduksi agar dapat tersampaikan dengan tepat kepada audiens yang punya kemungkinan besar tertarik terhadap produk yang kamu tawarkan.

  • Track performa konten dan evaluasi berkala

Hal terakhir yang harus kamu perhatikan adalah lakukan evaluasi berkala terhadap konten-konten yang telah kamu unggah di sosial media untuk mengetahui konten mana yang kurang diminati oleh audiens dan sebaliknya, Hal ini krusial karena dengan evaluasilah kamu dapat memetakan kekurangan dan kelebihan dari konten yang telah beredar selama ini, serta membantu dalam membuat strategi selanjutnya untuk memasarkan produkmu.

Nah, itu dia tips yang bisa kamu gunakan dalam hal aktivasi dan manajemen media sosial bisnismu. Conecworld juga membuka sesi konsultasi dan menawarkan jasa social media management untuk bisnis dengan harga terjangkau, lho.

Bagikan artikel ini