Grow Your Business
Menjadi besar dan memberi kesejahteraan bagi masyarakat
Cara Mengajukan Pendanaan ke Investor

Semua orang berlomba-lomba membuka bisnis yang mampu menghasilkan secara jangka panjang, menggantikan penghasilan yang bisa didapatkan jika bekerja di kantoran. Namun, sayangnya keinginan ini seringkali pupus karena adanya keterbatasan modal. Untuk membuka sebuah bisnis tentunya kamu memang membutuhkan modal yang terkadang tidak sedikit, akan tetapi tidak perlu khawatir akan hal itu karena saat ini ada banyak cara mendapatkan modal usaha yang bisa dilakukan.

  1. Lakukan Persiapan

Siapa pun yang memberi dana ingin merasa yakin bahwa investasi mereka akan membuahkan hasil. Siapkan proposal rencana usaha dan laporan keuangan untuk meyakinkan pemberi pinjaman, crowdfunders, atau investor untuk mendanai usahamu.

2. Persiapkan Kasus Bisnismu

Kamu perlu membuat kasus bisnis yang kuat untuk mendapatkan lebih banyak dana. Buat pernyataan singkat dengan jumlah total yang diminta dan alasan spesifik untuk itu. Mungkin bisnis yang kamu buat bersifat siklis - seperti konstruksi atau pendidikan - dan dapat menggunakan pendanaan untuk melewati periode yang diharapkan. Atau mungkin perlu modal untuk membeli mesin baru atau meluncurkan produk. Apa pun alasannya, perbarui rencana bisnismu untuk memasukkan tahap pendanaan ini. Kasus bisnis harus memberikan jaminan bahwa dana baru tidak akan salah kelola. Sertakan deskripsi tim manajemenmu untuk menyoroti keterampilan dan keahlian mereka.

3. Siapkan laporan keuangan

Tunjukkan bahwa bisnismu berjalan baik dengan laporan keuangan. Tunjukkan bagaimana bisnismu berkembang dengan melaporkan pendapatan, pengeluaran, dan keuntungan dari waktu ke waktu. Jika kamu tidak memiliki riwayat pertumbuhan positif, jelaskan mengapa lebih banyak pendanaan akan memungkinkan kamu mengubahnya ke arah yang lebih baik.

4. Tentukan berapa nilai perusahaanmu saat ini dengan melakukan penilaian bisnis

Ini adalah proses yang sama yang akan kamu lalui jika berencana menjual bisnismu. Metode penilaian bervariasi, tetapi kamu dapat melakukan evaluasi diri atau mencari penilai bisnis yang memenuhi syarat. Tunjukkan bagaimana bisnismu akan tumbuh di masa depan dengan perkiraan yang telah dilakukan. Perkiraan bisnismu dapat didasarkan pada penilaian intuitif, analisis kuantitatif, atau keduanya. Tunjukkan proyeksi pendapatan dan pengeluaran, dan jelaskan dengan jelas bagaimana kamu sampai pada estimasi tersebut.