Gawat Covid Naik Lagi! Gimana kabar UMKM, ya?

Artikel 27 November 2021

Seperti banyaknya kabar yang telah beredar luas di masyarakat, angka pertumbuhan covid di Indonesia kian hari kian meningkat. Pasalnya, jumlah rata-rata orang yang positif covid naik menjadi 21000 orang per harinya. Pandemi Covid-19 yang terjadi tentu saja memberikan dampak terhadap berbagi sektor, terutama terhadap ekonomi. Di Jawa Timur sendiri, terjadi pertumbuhan sebesar 3,04 persen pada triwulan I jauh dari rata-rata pada periode yang sama yang berada di angka 5 persen. Kondisi tersebut juga dialami oleh usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jawa Timur. Melambatnya pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur akibat covid-19 ini sangat berdampak bagi UMKM dimana pada tahun 2016 hingga 2018 UMKM telah berkontribusi lebih dari 50 persen terhadap perekonomian Jawa Timur.

Menurut data penelitian Aisyah Aminy dan Kartika Fithriasari dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, penurunan ini terjadi karena disebabkan oleh 4 masalah berupa penurunan penjualan, kesulitan bahan baku, masalah permodalan, dan hambatan produksi. Permasalahan tersebut tentunya disebabkan oleh adanya peraturan pemerintah berupa Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB), Work From Home(WFH), School From Home(SFH) untuk menghindari resiko penularan covid-19. Hal tersebut menyebabkan perubahan pada mobilitas masyarakat dimana indeks mobilitas masyarakat mengalami penurunan. Selain itu, pandemi Covid juga mempengaruhi pola belanja konsumen dimana saat ini belanja online telah menjadi tren sehingga secara otomatis telah mengurangi pendapatan UMKM yang ada.

Berdasarkan beberapa penjelasan tersebut menunjukkan bahwa pandemi Covid-19 memberikan dampak negatif bagi UMKM dengan dampak terbesar pada penurunan penjualan sehingga perlu adanya perubahan perilaku pemasaran produk UMKM. Salah satu cara yang bisa dilakukan yaitu dengan menggunakan pemasaran digital baik pemanfaatan medsos maupun memasarkan produk melalui marketplace seperti Tokopedia, Bukalapak, Shopee, Grabfood, ataupun Gofood. Selain itu menurut BPS Jawa Timur, pemerintah telah melakukan upaya dalam mendorong UMKM untuk go digital yaitu dengan Gerakan Bangga Buatan Indonesia serta melakukan pendampingan pemasaran online dikarenakan hanya 38,7 persen UMK yang memanfaatkan internet.

Bagikan artikel ini

Artikel Terbaru Kami