Innovation Strategic for New Bussiness Owner

Artikel 28 April 2022

Kata “Bisnis” bukan lagi kata yang asing dalam kehidupan masyarakat. Erni dan Ernawan (2007:11) mendefinisikan bisnis sebagai kegiatan manusia dalam mengorganisasikan sumber daya untuk menghasilkan dan mendistribusikan barang dan jasa guna untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan masyarakat. Sejalan dengan pendapat itu Hughes dan Kapoor (2010) juga mendefinisikan bisnis sebagai suatu kegiatan usaha individu yang terorganisasi untuk menghasilkan dan menjual barang dan jasa guna mendapatkan keuntungan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Beberapa pendapat ini tentunya didukung dengan kenyataan bahwasanya kebutuhan manusia sangat banyak baik dari segi materi maupun finansial. Dengan adanya bisnis maka diharapkan kebutuhan manusia dapat saling terpenuhi yakni dengan adanya hubungan timbal balik antara penjual dan pembeli. Penjual dapat memenuhi kebutuhan finansialnya melalui keuntungan yang ia dapatkan dari bisnis yang dimilikinya dan pembeli dapat memenuhi kebutuhan barang dan jasa. Jadi dapat disimpulkan bahwa bisnis itu merupakan kegiatan yang dilakukan dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia.

Lalu bagaimana dalam memulai suatu bisnis? Dalam memulai suatu bisnis tentunya ada beberapa tahapan yang perlu dilalui. Salah satu tahapan untuk memulai suatu bisnis ialah melihat peluang bisnis/peluang usaha terlebih dahulu agar dapat menentukan jenis bisnis yang sesuai dengan peluang yang ada. Nah apa itu peluang usaha? Secara umum peluang usaha merupakan kesempatan yang dapat dimanfaatkan oleh seseorang atau sekelompok orang untuk mendapatkan/melakukan sesuatu agar keinginannya baik laba, aset dan finansial dapat terpenuhi dengan memanfaatkan berbagai faktor internal dan eksternal.

Peluang usaha harus dianalisis terlebih dahulu. Analisis ini diperlukan untuk mengetahui besar atau kecilnya peluang yang ada. Ada 2 pendekatan yang dapat dilakukan untuk memastikan adanya peluang usaha yaitu dengan menggunakan pendekatan permintaan dan pendekatan penawaran. Selain itu, perlu juga dilakukan analisis terkait lokasi bisnis dengan memperhatikan beberapa hal seperti kecakupan bahan baku, target pasar, ketersediaan jumlah pegawai, angkutan, sumber air dan listik, peraturan yang berlaku di lokal dan nasional, sikap masyarakat setempat, dan cuaca atau iklim setempat.Setelah melakukan pendekatan peluang dan analisis lokasi bisnis maka hal yang selanjutnya yang dilakukan ialah membuat rancangan bisnis secara detail dan merealisasikannya.

Lalu apa strategi yang dilakukan pemilik bisnis baru untuk menarik perhatian masyarakat? Untuk menarik perhatian masyarakat tentunya pemilik bisnis baru dapat melakukan promosi. Biasanya para pemilik bisnis baru memperkenalkan produknya kepada masyarakat dengan mengadakan berbagai promo berupa diskon atau rabat (beli satu gratis satu). Dengan demikian, orang-orang akan tertarik untuk membeli barang yang ditawarkan. Setelah orang-orang tertarik membeli dan produk yang dibeli itu memuaskan atau sesuai dengan ekspetasi mereka maka mereka tentunya akan mengajak orang-orang terdekat mereka untuk membeli produk tersebut. Secara tidak langsung, hal ini berarti ada strategi worth of mouth yakni merupakan strategi promosi dari mulut ke mulut.

Akan tetapi, pada zaman sekarang strategi di atas bukanlah satu-satunya strategi yang dapat dijalankan. Pada zaman sekarang merupakan era digital yaitu merupakan masa dimana setiap orang pasti memiliki perangkat elektronik yakni ponsel untuk dapat berkomunikasi dan mencari informasi. Tak hanya itu, saat ini semua orang juga memiliki media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter dan lain sebagainya yang merupakan platform untuk memperoleh informasi secara cepat. Oleh sebab itu, hendaknya pemilik bisnis baru memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan bisnisnya. Pemilik bisnis tidak hanya dapat mengunggah di akun media sosialnya saja, tetapi juga dapat memanfaatkan layanan berbayar media sosial seperti Facebook Ads. Selain itu, pemilik bisnis pun dapat menghubungi akun-akun penyelenggara giveaway untuk mendaftarkan diri sebagai salah satu sponsor sehingga dia bisa mengiklankan bisnisnya. Dengan menjadi bagian dari sponsor giveaway maka akun milik pemilik bisnis akan mendapatkan tambahan pengikut yang memungkinkan para pengikut akan melihat produk yang ia unggah di akun sosial media pemilik bisnis. Tak hanya itu, saat ini banyak akun dengan followers yang banyak menawarkan sistem paid promote. Paidp romote merupakan salah satu promosi berbayar yang ditawarkan oleh akun akun dengan followers banyak. Akun-akun dengan followers banyak biasanya membuka jasa promosi berbayar sehingga pemilik bisnis baru ini dapat menggunakan jasa promosi berbayar yang ditawarkan oleh akun-akun besar untuk memperkenalkan produknya ke jangkauan yang lebih luas.

Selain mengkombinasikan strategi di atas, masih ada strategi lain yang dapat dilakukan yaitu dengan membuat sasaran para Kpopers di Indonesia. Pecinta Kpop yaitu Korean-pop di Indonesia sangat banyak. Mereka sangat tertarik dengan Kpop sehingga mereka rela menabung dan berhemat untuk membeli album, lightstick, hingga tiket konser. Tak hanya itu, banyak dari mereka yang rela membeli banyak album milik idolanya agar dapat mengikuti fanmeet. Mereka juga tertarik untuk membeli pakaian yang mirip dengan idolanya. Bahkan banyak juga dari mereka yang rela mengumpulkan uang hanya untuk membeli dan mengoleksi kertas foto idolanya baik photocard maupun polaroid. Hal ini dapat dimanfaatkan oleh pemilik bisnis baru yakni memberikan freebies berupa photocard ataupun polaroid Kpop kepada pembeli dengan minimal pembelian produk. Dengan demikian, para Kpopers pasti akan tertarik sehingga mereka akan membeli produk dalam jumlah banyak agar mencapai minimal pembelian produk sehingga mereka bisa mendapatkan freebies photocard ataupun polaroid milik idolanya. Tak hanya itu, mereka juga dapat mengajak teman-teman dan orang terdekat mereka agar membeli produk tersebut. Bahkan mereka juga dapat membuka jastip atau jasa titip jika ada orang yang ingin membeli produk tersebut dengan tujuan agar mereka memperoleh freebies sehingga secara tidak langsung mereka menjadi agen reseller dari produk tersebut.

Dengan mengkombinasikan strategi-strategi tersebut maka produk baru akan segera dikenal oleh masyarakat dan juga akan meningkatkan profit bisnis tersebut.

Bagikan artikel ini

Artikel Terbaru Kami