• Blog
  • News
  • Mendag Ambil Langkah Strategis untuk Menekan Harga Minyak Goreng

Mendag Ambil Langkah Strategis untuk Menekan Harga Minyak Goreng

News 05 January 2022

Muhammad Lutfi Menteri Perdagangan berkomitmen menyediakan minyak goreng untuk masyarakat secara nasional dengan harga terjangkau, sesuai arahan Joko Widodo Presiden.

Sejumlah langkah pun sudah dilakukan Kementerian Perdagangan. Antara lain, menyalurkan minyak goreng kemasan sederhana dengan harga Rp14.000 per liter yang selama masa Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 melalui ritel modern, dan akan diperluas melalui pasar tradisional, serta melaksanakan operasi pasar.

“Kami pastikan stok minyak goreng tetap tersedia dengan harga terjangkau sehingga masyarakat dapat memperoleh minyak goreng di semua pasar baik ritel modern maupun di pasar tradisional,” ujarnya di Jakarta, Selasa (4/1/2022).

Menurut Mendag, penyediaan minyak goreng kemasan sederhana merupakan respons pemerintah terhadap kenaikan harga minyak goreng belakangan ini.

Untuk memastikan keberlanjutan ketersediaan minyak goreng kemasan sederhana dengan harga Rp14.000 per liter, pemerintah akan menggunakan instrumen subsidi yang berasal dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kelapa Sawit.

“Pemerintah, di bawah koordinasi Kemenko Perekonomian akan menggunakan dana pengelolaan BPDP KS untuk kebutuhan pangan, khususnya dalam rangka menstabilkan harga minyak goreng,” imbuhnya.

Di samping itu, Kementerian Perdagangan melakukan koordinasi dengan produsen dan distributor serta pemerintah daerah untuk terus memastikan ketersediaan minyak goreng di pasar tradisional sehingga tidak terjadi kelangkaan di pasar.

“Kami juga meminta Pemerintah Daerah, khususnya dinas yang membidangi perdagangan untuk melakukan operasi pasar minyak goreng di wilayah masing-masing, agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat luas,” tambah Lutfi.

Mendag menegaskan, stabilitas harga barang kebutuhan pokok merupakan mandat Joko Widodo Presiden. Di masa pandemi, Kementerian Perdagangan melakukan berbagai upaya untuk memastikan harga barang kebutuhan pokok tetap stabil.

“Stabilitas harga pangan menjadi perhatian serius pemerintah. Tidak hanya minyak goreng, tetapi juga barang kebutuhan pokok lainnya. Stabilitas harga merupakan mandat yang diamanahkan Presiden yang kami laksanakan dengan sungguh-sungguh agar masyarakat bisa menikmati harga yang wajar,” katanya.

Lebih lanjut, Lutfi bilang kenaikan harga minyak goreng dipengaruhi oleh harga crude palm oil (CPO) dunia yang naik menjadi USD 1.340/MT.

Pantauan Kementerian Perdagangan per 3 Januari 2022, harga minyak goreng curah mencapai Rp17.900 per liter, minyak goreng kemasan sederhana Rp18.500 per liter, dan minyak goreng premium Rp20.300 per liter.

Bagikan artikel ini

Artikel Terbaru Kami