Tren Kerja 2021 : Work from Home Untung apa Buntung?

Artikel 27 November 2021

Semenjak tahun 2020 pasca Pandemi Covid-19 melanda Indonesia, Work From Home atau yang lebih dikenal dengan WFH telah menjadi habit baru di dunia kerja. Sistem WFH ini tidak hanya diterapkan untuk pegawai kantoran saja, namun juga di beberapa bidang seperti pendidikan, seni dan teknologi.

Banyak pro dan kontra di kalangan masyarakat mengenai sistem WFH ini, dimana sistem kerja seperti ini dianggap merugikan dan berpotensi untuk memupuk kemalasan dalam bekerja. Hal ini dianggap sangat berdampak pada operasional bisnis sehari-hari. Namun pada kenyataannya dengan diberlakukannya sistem kerja WFH ini, waktu menjadi lebih efektif dan target kerja dapat lebih bisa terpenuhi. Mengapa?

Pada dasarnya, dengan bekerja dari rumah memungkinakan seorang karyawan untuk bekerja dengan jam yang fleksibel. Hal tersebut dapat membantu karyawan menyeimbangkan dunia kerja dan kehidupan sehari-harinya. Dengan adanya “work life balance” tersebut dapat menstimulasi produktivitas sehingga pekerjaan dapat selesai dengan lebih cepat.

Selain dari segi produktivitas, WFH juga berdampak positif terhadap pengeluaran keuangan karyawan dimana secara tidak langsung biaya transportasi dan konsumsi sehari-hari menjadi berkurang. Hal ini disebabkan karena karyawan tidak perlu ke kantor dan mengeluarkan biaya untuk makan siang. Karena semua bisa dilakukan dari rumah, otomatis tidak ada biaya tambahan untuk keperluan lain.

Bagikan artikel ini

Artikel Terbaru Kami