Plan Phase

Memulai dengan perhitungan yang tepat dan matang

  • What We Do
  • Pentingnya Analisis Kompetitif untuk Menemukan Keunggulan Bisnismu

About this Phase

Saat memutuskan memulai sebuah usaha, tentu kita memerlukan rencana bisnis yang matang. Ibarat membangun sebuah gedung, kita memerlukan pondasi yang kuat dan kokoh. Pasalnya, modal niat yang besar saja tidak cukup. Tidak sedikit pelaku bisnis yang berhenti di tengah jalan karena berbagai alasan, salah satunya karena tidak memiliki wawasan untuk memulai atau melakukannya. Jangan khawatir, kalau kamu masih galau mau memulai usaha apa atau masih bingung harus memulai dari mana. Sekarang kamu bisa berkonsultasi langsung secara privat dengan para konsultan bisnis berpengalaman dari Conecworld!

Validate Your Business Market (Validasi Pasar Bisnismu)
Create Your Business Framework (Buat Kerangka Bisnismu)
Write Your Business Plan (Tulis Proposal Bisnismu)
Build Your Pitch Deck (Bangun Pitch Deckmu)
Allocate Your Business Funds (Alokasikan Pendanaan Bisnismu)

List of Services

Validate Your Business Market

Suatu bisnis yang gemilang, tidak lepas dari ketepatan antara produk & layanan yang ditawarkan sesuai dengan kebutuhan & permintaan pasar. Validasi Pasar (Market Validation) menjadi tindakan penting dan wajib bagi setiap owner sebelum mendistribusikan bisnisnya ke pasar.


Melalui validasi pasar sebagai owner kamu akan mengetahui sejauh mana bisnis yang kita jalankan dapat diterima oleh pasar.

Situasi yang akan dijumpai pada saat Validasi Pasar dilakukan diantaranya :

- Demand: Apakah ada keinginan untuk produk atau layanan Anda?

- Market Size: Berapa banyak orang yang tertarik dengan penawaran Anda?

- Economic Indicator: Berapa kisaran pendapatan dan tingkat pekerjaan?

- Location: Di ​​mana pelanggan Anda tinggal dan di mana bisnis Anda dapat dijangkau?

- Market Saturation: Berapa banyak pilihan serupa yang sudah tersedia bagi konsumen?

- Pricing Effectiveness: Apa yang dibayar pelanggan potensial untuk alternatif ini?

disamping itu masih terdapat hal penting lain yang akan diketahui seperti :

- Market Share

- Kekuatan dan kelemahan

- Jendela peluang untuk memasuki pasar

- Pentingnya target pasar bagi pesaing

- Hambatan apa pun yang mungkin menghalangi saat memasuki pasar

- Pesaing tidak langsung atau sekunder yang dapat memengaruhi kesuksesan bisnis

Sudahkan kamu memvalidasi untuk mengetahui situasi respon pasar terhadap bisnismu?

Jangan ragu untuk berkolaborasi dengan kami untuk membantumu dalam melakukan Validasi Pasar.

Create Your Business Framework

Business Model Canvas - Business Mind Map

Business Framework atau Kerangka Kerja Bisnis adalah proses dan dasar fundamental dari strategi operasional suatu bisnis. Hal ini sangat bergantung pada bisnis, struktur organisasi, perencanaan strategis dan sistem.


Salah satu contoh dari Business Framework adalah Business Model Canvas (BMC). BMC adalah kerangka kerja yang digunakan dalam strategi manajemen untuk menggambarkan model bisnis sebuah perusahaan dalam bentuk elemen-elemen visual.


Di dalam BMC, ada 9 elemen penting yang dapat mengarahkan kamu dalam menentukan sistem kerja perusahaan sekaligus memeriksa apakah aktivitas perusahaan sudah berjalan sesuai sistem, seperti:


1. Value Proposition (Nilai jual produk / jasa yang ditawarkan)

2. Customer Segments (Segmentasi konsumen)

3. Customer Relationship (Cara berinteraksi dengan konsumen & calon konsumen)

4. Channels (Tempat bertemu dengan konsumen)

5. Key Activities (Aktivitas bisnis sehari-hari)

6. Key Resources (Sumber daya)

7. Key Partners (Partner kerja yang mendukung perusahaanmu)

8. Cost Structures (Skema finansial yang digunakan untuk membiayai operasional perusahaanmu)

9. Revenue Streams (Aliran pendapatan untuk tetap bisa menjalankan aktivitas sehari-hari)


Tidak hanya mudah untuk memvisualisasikan suatu bisnis, BMC juga dapat mempermudah para pelaku bisnis untuk memahami bisnis sebelum membaca business plan yang bisa berlembar-lembar.


Jika kamu membutuhkan bantuan lebih detail tentang bagaimana membuat Business Model Canvas maupun Business Framework lainnya, silakan hubungi kontak kami sekarang untuk mendapatkan bantuan dari para konsultan berpengalaman.

Write Your Business Plan

Background - Market - Product - Feasibility Study

Untuk memulai sebuah bisnis tentunya dibutuhkan perencanaan yang matang. Tanpa perencanaan, sebuah bisnis tidak akan berjalan dengan tujuan yang kelas. Salah satu bentuk dokumentasi dari perencanaan tersebut adalah dengan business plan.


Berikut beberapa tujuan dari adanya business plan:


1. Mengarahkan pelaku bisnis untuk tetap fokus pada tujuan yang telah ditetapkan di awal.

2. Sebagai bahan penyusunan strategi dan evaluasi suatu bisnis.

3. Mempermudah pengawasan operasional yang akan dilakukan.

4. Bersifat sebagai proposal atau dokumen untuk mendapatkan sumber.

5. pendanaan dari pihak lain, seperti investor, perbankan, bahkan venture capital.


Meskipun bukan sebuah kewajiban, ada baiknya kamu tetap meluangkan waktu untuk menulis business plan. Apabila kamu menemukan kesulitan, kamu bisa mengkonsultasikan masalahmu dengan memanfaatkan layanan konsultasi untuk Business Plan dari Conecworld.


Dengan layanan ini, kamu dapat lebih mudah melihat kondisi pasar (market), menggali produk atau layanan yang dibutuhkan pasar, hingga mempelajari secara mendalam kelayakan bisnis kamu untuk dijalankan dari berbagai aspek (feasibility study). Hubungi konsultan kami sekarang juga dan katakan selamat tinggal pada keruwetan urusan bisnismu.

Build Your Pitch Deck

Pitch Deck

Ketika ingin merintis sebuah bisnis, tentunya kita memikirkan berbagai hal penting terkait rencana bisnis seperti ide, tim, produk / jasa yang ingin kita tawarkan, keadaan pasar, hingga budget. Setelah memikirkannya dengan matang, sebagai founder tentu perlu mendokumentasikan semua hal itu. Sehingga memudahkan ketika ingin menjelaskannya kepada calon investor untuk mendapatkan Funding misalnya.


Maka dari itu, seorang founder perlu merangkum penjelasan tersebut dan menyajikannya dalam presentasi yang disebut Pitch Deck. Dengan adanya Pitch Deck, kamu bisa menjelaskan gambaran umum mengenai rencana bisnismu.


Sebuah Pitch Deck bisa dikatakan bagus apabila terdapat hal-hal sebagai berikut:


1. Masalah

Masalah ini adalah hal yang melatarbelakangi pendirian bisnismu berdiri. Kamu perlu menjelaskan dengan mudah dan membuat para investor mengerti, bahkan merasakan bahwa masalah yang kamu angkat memanglah penting untuk diselesaikan.

2. Solusi

Tawarkan solusi yang jelas dan memang dibutuhkan pasar, serta Scalable. Scalability merupakan salah satu kunci penting bagi sebuah bisnis karena memungkinkan perusahaanmu untuk beradaptasi dengan beban kerja yang lebih tinggi tanpa harus mengorbankan performa atau keuntungan.

3. Pasar

Investor tentunya akan tertarik untuk mengetahui seberapa besar market atau pasar perusahaanmu. Tunjukkan seberapa besar potensi dari sebara produk atau jasa yang kamu tawarkan, siapa saja yang akan menjadi pelangganmu, dan seberapa besar perusahaanmu berpotensi mengumpulkan revenue.

4. Traction

Di bagian ini, kamu perlu menjelaskan tentang pertumbuhan bisnismu.

5. Tim

Tidak hanya ide, namun umumnya investor juga akan berinvestasi berdasarkan penilaian terhadap foundernya.Karena pada dasarnya, hampir semua bisnis yang berhasil bergantung pada eksekusi dibandingkan dengan ide.

6. Kompetitor

Kamu juga perlu menjelaskan siapa saja pesaingmu dan apa kelebihan bisnis yang kamu miliki dibanding mereka. Bila perlu kamu juga dapat menjelaskan strategi yang mungkin kamu lakukan untuk mengambil market dari para pesaingmu.

7. Finansial

Jangan lupa untuk menjelaskan proyeksi dari bisnismu selama 2 atau 3 tahun kedepannya. Para investor tentu perlu mengetahui Goals dari startup-mu, berapa banyak dana yang harus mereka keluarkan untuk membantu bisnismu berkembang, dan kapan kira-kira mereka bisa mendapatkan keuntungan dari investasi yang mereka lakukan pada bisnismu.


Tujuan utama Pitch Deck adalah untuk mendapatkan dana dari para investor. Maka dari itu, penting untuk menyiapkannya dengan matang dan menyajikannya semenarik mungkin, serta kuasai dengan baik sehingga bisnismu bisa mendapatkan dana investor.

Butuh bantuan menyusun Pitch Deck? Konsultasikan kendalamu dengan Conecworld!

Alocate Your Business Fund

Financial Budgeting

Setiap perusahaan tentunya memerlukan suatu prosedur tertentu untuk memperkirakan atau memperhitungkan antara aset atau pendapatan yang dimiliki dengan pengeluaran untuk kebutuhan yang akan datang.


Perkiraan ini tentunya memiliki dasar, seperti data, peristiwa di masa lampau, maupun risiko di masa mendatang, yang kemudian perlu dianalisis dan diukur agar mampu memenuhi tujuan yang ingin dicapai. Hal ini dikenal sebagai penganggaran atau budgeting.


Budgeting sendiri memiliki beberapa fungsi penting, seperti:


1. Agar manajemen mengetahui apa yang menjadi prioritas keuangan.

2. Sebagai alat ukur, evaluasi, maupun kontrol terhadap performa kegiatan atau proyek yang telah dikerjakan.

3. Mengukur segala pengeluaran, sehingga bisnis mampu berjalan sesuai rencana.

4. Mengukur sisa keuangan dalam suatu periode.


Tahukah kamu kalau Conecworld memiliki layanan konsultasi yang bisa membantu kamu dalam mengalokasikan anggaran bisnismu secara lebih rapi dan terperinci. Hubungi konsultan kami sekarang juga!

Previous Phase

Interest with Our Services? Want to ask about us? Let us know you more!